Pendirian Perusahaan

Langkah awal pendirian perusahaan
Langkah terbaik dalam memulai bisnis anda adalah mendirikan badan usaha yang dikukuhkan diatas Akta Otentik Notaris. Badan usaha yang akan didirikan dapat berbentuk CV (Comanditaire Venootschap) atau PT (Perseroan Terbatas). Untuk memulai mendirikan  badan usaha, para pendiri harus bisa menentukan badan usaha apa yang paling tepat untuk menjalankan bisnisnya, apakah cukup dengan bentuk CV atau harus berbadan hukum PT.

Maksud dan Tujuan Perseroan

Disesuaikan dengan tujuan para pendiri perusahaan, bisnis apakah yang akan dijalankan dengan badan usaha ini. Jika bisnis yang dijalankan seperti home industri, perbengkelan, perdagangan umum, jasa, atau pemasokan barang dan lain-lain, dengan tidak mengikuti lelang atau tender pemerintah dan swasta ataupun mengikuti tender-tender pemerintahan dan swasta, sudah cukup dengan mendirikan badan usaha CV. Badan usaha CV dapat mengikuti tender dengan skala kecil, yaitu nilai pekerjaan yang dapat diambil maksimum Rp. 1 Milyar. Namun, jika dikemudian hari atau dalam waktu dekat perusahaan mampu mengikuti lelang atau tender-tender pemerintahan maupun swasta dalam nilai pekerjaan diatas Rp. 1  Milyar, sebaiknya dari awal sudah mendirikan badan usaha bentuk PT (Perseroan Terbatas). Bidang usaha yang akan dijalankan akan dicantumkan didalam Akta pada maksud dan tujuan perseroan. Bidang usaha ini juga diregistrasikan ke Departemen Perdagangan dan Perindustrian yang tercantum didalam SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) dengan pemilihan maksimal 3 bidang, khususnya untuk wilayah DKI Jakarta.

Bidang usaha yang dapat diperluas didalam Akta terbagi menjadi 2 bidang, yaitu :

Bidang Usaha Umum
Bidang Usaha Khusus
Advertisements